selamat datang di blog kami

  • Jaringan

Rabu, 20 Oktober 2010

Basmi Virus Bron-ToK Dengan Nero

Bila kita amati atau analisa [kali adja bener :)] sesuai nama dari virus tersebut, sepertinya si peracik virus tersebut lebih dari satu orang, setidaknya ada 2 pelaku. Secara naluriah dari Pelaku, ada keinginan untuk mengabadikan dirinya tapi masih malu-2, sehingga mereka hanya mencantumkan nickname saja yaitu Bron dan ToK [kali adja bener :)].



Keduanya mempunyai Tugas Pokok dan Fungsi (tupoksi) yang berbeda namun sangat bersinergi. Tupoksi si Bron, yang bernama lengkap (fake-name dech) Bron-Spizaetus bertugas menyusup ke folder/direktori Windows. Sedangkan si ToK, yang bernama lengkap (fake name juga) ToK-Cirrhatus mendapat disposisi untuk menetap di folder/direktori Aplication Data



Dari hasil investigasi awal yang lakukan di Lab. kangtatantakwa dengan menggunakan webroot spy sweeper (pake versi terAnyar kalo bisa), informasi dari virus Bron-ToK sebagai berikut:



Tabel 1

Startup Item : Bron-Spizaetus

Product name is not provided

Company name is not provided

Copyright information is not provided



Location:C\WINDOWS\ShellNew\sempalong.exe

Registry or starup Forlder: HKCU: Run



Startup Item : ToK-Cirrhatus

Product name is not provided

Company name is not provided

Copyright information is not provided



Location:C\Documents and settings\Kangtatantakwa Lab\Local Setting\Aplication Data\smss.exe

Registry or starup Forlder: HKCU: Run








Secara kasat mata eksistensi virus ini tidak terlihat (Hidden Files). Sehingga hal ini akan menyulitkan kita untuk mencari secara fisik (keberadaan) virus tersebut apalagi untuk menghapusnya.



Parahnya lagi, ketika kita mencoba untuk me-show hidden files and folders-kan melalui Folder Option (Alt-Key T-O (ToolsOption) untuk winNT dan XP atau Alt-Key V-O (ViewOption) untuk Win9x dan winME), fasilitas itu telah dirusaknya (diinfeksi untuk tidak berfungsi). Kondisi ini dikarenakan si virus berhasil mengInfeksi Registry di HKEY_CURRENT_USER (HKCU) dengan me-Disable-kan perintah Folder Option dari Menu Explorer.



Di bawah ini contoh salah satu perintah yang diCreate oleh si Bron-ToK pada sistem registry korban. Tujuannya agar si Korban tidak bisa melihat file-file virus yang telah diinfeksikan. Gambar 1 adalah contoh menu explorer yang belum terinfeksi Bron-ToK. Di situ dapat kita lihat menu Forder Option, sebaliknya bila terinfeksi menu tersebut tidak tampil (hilang).
I. LANTAZ apa yang kita lakukan ?.



Pengetahuan kangtatantakwa tentang si NeR0 yang bisa melihat file-2 atau folder-2 yang di-hidden sebenarnya sudah lama. Baik yang di-hidden/diproteksi oleh sistem registry administrator maupun oleh program-2 peng-Hidden seperti LockForder.



Breakz : Nah Lho..., kepada yang suka nyimpen file-file GITUan (top secret maksudnya) di HardDisk dengan aplikasi di-hidden atau diproteksi sekarang dijamin jadi ngga PeDe.



Back:

Teringat pada si NeR0 yang selain gemar ngeBakar juga tukang Ngintip ini, kangtatantakwa mencoba mengaplikasikan untuk kasus Bro-ToK ini. Dan hasilnya... Aha..! terjadi Penampakan. Lihat Gambar 2 dan 3. Pada kedua gambar di bawah tersebut kita bisa lihat file-file yang di-hidden itu adalah sempalong.exe dan eksplorasi.exe.



INGAT! anda jangan terJebak.

Pada Gambar terlihat seperti FOLDER, padahal itu file aplikasi (*.exe) dengan KAMUFLASE berupa Icon ber-Folder (seperti halnya Serigala Berbulu Domba atau Bandit Berkedok Jagon). ARTInya bila kita mengklik folder tersebut sesusungguhnya kita tidak masuk ke dalam isi folder tersebut, melainkan secara tidak disadari kita telah mengKLIK langsung atau mengEksekusi file tersebut. Yang konsekuensinya virus tersebut menjadi aktif dan menyebar ke folder dan ke sub-sub foldernya terutama folder yang berada di My Documents.







Gambar 2



Di bawah ini nama-nama file dari virus yang menetap di dalam direktori Windows (lihat Gambar 2 dan 3):

.o1- C:\Windows dengan, nama file eksplorasi.exe (hidden)
.o2- C:\windows\shellnew, dengan nama sempalong.exe (hidden)
.o3- C:\WINDOWS\system32, dengan nama %username"s Setting.scr (hidden)
.o4- C:\Windows\pss, dengan nama file [Empty.pifStartup]





Gambar 3



Oyahh.., walaupun kita telah berhasil melihat secara fisik virus tersebut (Show hidden files and folders) via kang NeR0, pada tahap ini kita tetap belum dapat menghapus file-file tersebut secara permanen. Walapun bisa kita tetap akan kesulitan dan kerepotan untuk menghapusnya. Karena file-fle tersebut akan berREINKARNASI membentuk file yang sama dalam waktu 2 (dua) detik.



Di bawah ini contoh perintah reinkarnasi yang diCreate oleh si Bron-ToK pada sistem registry korban (lihat Tabel 1). Perintah ini memungkin file-2 yang telah dihapus akan tetap Alert dan tetap muncul lagi (be Jill The Yie).



HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,Tok-Cirrhatus
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,Bron-Spizaetus

Dan tidak hanya berkemampuan berREINKARNASI saja. Virus inipun mempunyai daya reproduksi dan regenerasi dengan tingkat penyebaran yang tinggi dan memiliki daerah epidemik sendiri-sendiri. Misalnya dalam modus operandinya, virus ini membuat nama virus sesuai dengan nama folder-folder yang ada di My Documents (lihat Gambar 5). Namun begitu, zona penyebaran aksinya hanya terbatas di folder-2 yang ada di My Documents saja, tidak menjangkiti file atau folder di localdrive (drive C) kecuali direktori Windows (itupun tidak semua), drive D, atau partisi drive lainnya.



PENTING :

Pada saat melakukan pembersihan virus Bron-ToK (Rontokbro), pastikan Operation System (OS) dalam kondisi “Save Mode”. Yaitu dengan cara meRestart komputer dan menekan tombol [F8]. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah virus Rontokbro tidak melakukan restart selama proses pembersihan.



Modus operandi virus ini hampir sama dengan virus Tojan Blaster yaitu menjadikan sistem komputer ngeRestart terus saat komputer memasuki desktop. Modus operandi untuk virus Tojan Blaster sebelum restart (meledak) ada hitungan mundur dulu (count down), sedangkan virus Rontokbro.N langsung ngeRontokin (restarting) sistem pada saat komputer memasuki desktop.



Virus Bron-ToK hanya berkerja pada kondisi Under Windows (tidak under DOS). Sehingga virus tersebut tidak mampu menDelete atau meReplace file-file system yang sedang aktif [Run]. Oleh karenanya virus ini membuat nama imitasi yang sesuai dengan nama file-2 sistem yang aktif tersebut (lihat Gambar 4). Di sini trik social engineering dipakai oleh si pembuat virus. Tujuannya adalah agar si pengguna komputer tidak mencurigai bahwa file yang sedang aktif adalah bukan virus.




II. LANTAZ apa yang kita lakukan ?.



Banyak pakar yang merekomendasikan. Agar kita dapat menghapus file-2 yang dimaksud maka kita harus masuk dulu ke dalam menu Windows taks manager (WTM) yaitu dengan cara tekan tombol [CTRL] + [ALT] + [Del] secara bersamaan, kemudian pilih [Task Manager], setelah layar Task Manager muncul, klik menu Processes. Menu ini menginformasikan atau me-list-kan file-2 apa saja yang sedang alert (aktif) pada sistem operasional (OS) saat itu. Untuk menonaktifkannya cukup highlight file yang akan di hapus kemudian klik kanan dan highlight [End-process-tree]



CARA ini Betul tapi menurut kangtatantakwa kurang Bagus dan kurang Efektif (kangtatantakwa ucapkan maaf kepada para PAKAR virus). Kenapa?. Karena pada menu yang di-list-kan oleh WTM tidak dibedakan mana file original dan mana file kamuflase (virus). Dan jika kita salah mendelete-tree (menonaktifkan) dari file yang kita pilih, sistem malah jadi Hang (stagnan). Walaupun cukup dengan rebooting bisa normal lagi. Tapi jika salah menonaktifkan lagi, yaa ngeHang lagi.



Padahal file-2 yang harus dihapus adalah file-2 aspal (asli-tapi-palsu) yang berkedok file-file inti yang sangat diperlukan oleh OS. Antara lain, smss.exe, csrss.exe, services.exe, Isass.exe dan winlogon.exe. File-2 yang asli berdomisili (path) di C:\Windows\system32\ sedangkan yang palsu (virus) menetap di C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data.



Pada tahap uji forensik ini kangtatantakwa menggunakan tool ProcMon yang terdapat pada program (software) Essential Net Tools. Pada Gambar 4 terlihat icon yang berbeda antara file asli dan file paslu. Keindahan dari tool Procmon ini adalah mampu menampilkan icon sesuai yang diciptakan oleh yang bikin.





Gambar 4



Di bawah ini nama-nama file dari virus yang menetap di dalam direktori Application Data (lihat Gambar 4 dan Gambar 5):

C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Application Data

o1 csrss.exe
o2 inetinfo.exe
o3 lsass.exe
o4 services.exe
o5 smss.exe
o6 winlogon.exe
o7 Bron.tok-[1n]-[2n]
o8 Loc.Mail.Bron.Tok
o9 Ok-SendMail-Bron-tok
o10 NetMailTmp.bin
o11 Kosong.Bron.Tok.txt
o12 Update.3.Bron.Tok.bin

Poin 1 s/d 6, merupakan file aktif [Run] dalam sistem, sehingga terdeteksi oleh ProcMon. Sedangkan file 7 s/d 12, merupakan file komplementer yang sangat tergantung pada file *.exe-nya. Artinya jika kita berhasil menghapus secara permanen semua file-file *.exe-nya maka secara otomatis file-2 komplementer akan hilang jua.



Nah.. setelah kita berhasil menghapus fife-file di poin 1 s/d 6, selanjutnya kita menghapus (pake NeR0) file dari yang menetap di dalam direktori Windows terutama file sempalong.exe dan explorasi.exe (poin 1 dan 2), lihat Gambar 2 dan 3. sama dengan yang di atas, file lainnya hanya komplementer dan sangat tergantung pada file *.exe-nya.







Gambar 5







SELESAI-kah ?, belum atuh...

III. LANTAZ apa yang kita lakukan ?.



Seperti telah kangtatantakwa ulas di atas bahwa Virus ini selain mampu berREINKARNASI juga mempunyai daya reproduksi dan regenerasi dengan tingkat penyebaran yang tinggi dan memiliki daerah epidemik sendiri-sendiri. Dimana daerah kekuatan politiknya adalah folder-folder yang ada di My Documents (lihat Gambar 6).



Bisa kita bayangkan, jika dalam My Documents terdapat ribuan folder termasuk sub-2 foldernya, maka ruang gerak dan ruang aksi dari virus ini akan semakin kuat dan mengakar. Dengan kata lain akan sia-2 tentunya jika kita menghapusnya one-by-one.



Cara mesiasatinya adalah menggunakan fasilitas tool Search yang terdapat di Windows Explorer atau Klik [Start] - [Search] - [For Files or Folders] - [All files or Folders] - [All or part of the file name: -ketik- *.exe] – [Look in: -pilih- My Documents] – terakhir pencet Search.



Tunggu beberapa saat, dan hasil report untuk kasus di Lab. kangtatantakwa seperti terlihat pada Gambar 6. Mari kita perhatikan. Walaupun nama file “folder”-nya berbeda-beda tetapi secara fisik bobotnya sama. Hal ini bisa kita lihat dari isi ukuran filenya yaitu 42 KB. Ukuran filenya sama persis dengan ukuran file sempalong.exe dan explorasi.exe.





Penting ! :

PASTIkan anda hanya menghapus fille-file yang Berukuran 42 Kb dan yang hanya Bericon [folder].exe saja. Untuk lebih memudahkannya kondisikan (setting) dengan langkah sebagai berikut: pada kondisi Gambar 6, [Klik kanan]-sorot [Arrange Icons by]- pilih [Size].



Gambar 6







SELESAI-kah ?, 25 % lagi dech...

IV. LANTAZ apa yang kita lakukan ?.



Masih ingat Gambar 1 ?. Bila anda sangat interest dengan Forder Option-nya maka anda harus coba mengembalikannya. Tentunya harus masuk ke dalam registry editor yang kini sudah tidak terproteksi lagi oleh si Bron-ToK.

Caranya >>> KLIK [Start] - [Run] - ketik [Regedit] ok - pilih [HKCU] - [Software] - [Microsoft] - [Windows] - [CurrentVersion] - [Policies] - [Explorer] - klikkanan-&-delete [NoFolderOptions] - [Restart dan masuk dalam settingan normal (tidak perlu “save mode” lagi)]





Tambahan-1:

Bila anda telah sukses memasuki tahap LANTAZ-IV, sesungguhya file-file yang ada di Gambat 5 sudah bisa dinyatakan diSFungsi. Sehingga anda boleh (tidak perlu lagi takut reboot/restart) menghapus file-2 tersebut dalam settingan normal, tidak perlu save mode, atau pake Ner0 lagi.



Tambahan-2:

Virus Bron-Tok (Rontokbro.N) ini sebetulnya memiliki sifat mengInstall. Sehingga setiap program yang terinstall akan secara otomatis didaftarkan oleh system operation. Karena sifat virus ini hidden file, maka anda tidak akan menemukannya bila anda check ke menu remove/uninstall di Windows (Settings-Control Panel-Add or Remove Programs).



Kangtatantakwa saranin, sebaiknya anda menggunakan program remover atau uninstaller lain. Cari pake paman google. Karena banyak pilihannya, kangtatantakwa biasa pake program “Your Uninstaller! PRO” (gunakan versi terbaru). Dengan program ini semua icon yang hidden diNongolin. Nama iconnya disesuaikan dengan username (%username% Documents) yang terinfeksi. Misalnya kangtatantakwa Documents dengan wujud icon “Folder berwarna Kuning”.









SELESAI-kah ?, 5 % lagi dunk...

V. LANTAZ apa yang kita lakukan ?.



Layaknya orang yang baru saja kena serangan STROKE, pasti harus adaptasi dulu. Dan masih memerlukan Rawat Jalan. Begitu pula “kompi” yang baru bersih dari serangan Bron-ToK. Rawat jalan (pc maintain) yang diperlukan oleh si Kompi adalah melakukan Fix registry problem, Get rid of system junk, Defragment, dan yang dianggap perlu lainnya. Tool-2 ini tersedia dalam sistem mekanik pro 5 (lihat Gambar 7).





Gambar 7



Masih ingat dengan artikel kangtatantakwa tentang System Mechanic Pro-5 yang dimuat di Jasakom 24/09/2005 (http://www.jasakom.com/article.aspx?ID=710), sekedar mengingatkan dan/atau bagi anda yang belum membaca artikel tersebut dapat juga mengunjungi http://www.geocities.com/kangtatantakwa lihat Kolom Artikel : Cracking.SysMech5.Pro. Di sana ada program trialnya yang dapat anda download.





SELESAI-kah ?, 1 % lagi...

V. LANTAZ apa yang kita lakukan ?.



Sekedar nyaranin, Untuk pembersihan lebih cepat sebaiknya menggunakan program antivirus yang sudah memiliki definition log atau yang sudah dapat mengenali Rontokbro.N. Untuk sementara, antivirus Norman dengan up-date terakhir sudah dapat mengenali virus ini. Program versi terbaru (versi 5.81) ini bisa didonlod pada situs di bawah ini. http://download.norman.no/nvc5/NVC581_R4ENG.EXE





>> KEPADA yang Membuat Virus Bron-ToK ato Rontokbro.N

.o1. Kalau sasaran dari virus yang anda buat ini adalah masyarakat awam pengguna komputer maka Grade anda adalah ilmuan Tengik dari komunitas Bawah Tanah.

.o2. Kalau sasaran dari virus yang anda buat ini adalah kangtatantakwa maka anda harus banyak-banyak belajar lagi (IQro, IqRo, en 1qr0 euy..!).

.o3. Kalau sasaran dari virus yang anda buat ini adalah NASA, Pentagon, Wallstreet, Dinas Intelejen Adidaya, Yahoo, Symantech, Microsoft, etc maka yang anda lakukan belum berpengaruh nyata, atau anda memang belum ada kemampuan untuk berbuat ke arah itu.

.o4. Kalau sasaran dari virus yang anda buat ini adalah Koruptor dan Politisi Busuk negeri ini maka ..... yang anda harus adalah berkolaborasi dengan ahli kimia, ahli biologi, ahli sosial, ahli ekonomi, ahli politik, ahli kebathinan, ahli dan sebagainya. Terus apa hubungannya dengan Koruptor dan Politisi Busuk ? Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang.



Okeh everybody sekalian..!, siapapun anda, apapun profesi anda, dimanapun asal anda, kangtatantakwa ucapkan SELAMAT menekuni job-job anda jika memang itulah pekerjaan yang menurut anda paling menyenangkan.



Tuhan ciptakan sesuatu dengan berbeda-beda. Misalnya ada Hitam ada Putih. Tinggal dari mana Qta memandangnya. Bagi kangtatantakwa HITAM tidak selamanya simbol jahat ato kemisteriusan. Tapi Hitam pun adalah lambang kekuatan dan keperkasaan. PUTIH tidak selamanya simbol kebaikan ato kebenaran. Tapi Putih pun adalah lambang ketidakjelasan (GolPut) dan ketidakberanian (kibarkan berdera putih saat perang a.k.a. menyerah).


Senin, 19 Juli 2010

Tulisan yang ingin anda tampilkan


Minggu, 21 Maret 2010

melakukan perbaikan periperal

Modul – Melakukan Perbaikan Periferal i
MODUL
MELAKUKAN PERBAIKAN PERIFERAL
[HDW.MNT.204.(2).A]
EDISI I - 2004
BIDANG KEAHLIAN :
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM KEAHLIAN :
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN
Modul – Melakukan Perbaikan Periferal ii
MODUL
MELAKUKAN PERBAIKAN PERIFERAL
[HDW.MNT.204.(2).A]
EDISI I - 2004
TIM PENYUSUN :
SOSIAlISASI KUR 2004
Modul – Melakukan Perbaikan Periferal iii
emanfaatan komputer sebagai sebuah sarana pengembangan pendidikan saat ini
sudah menjadi suatu kebutuhan utama. Hal ini didasarkan kepada beberapa faktor
utama, yaitu :
1. Perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Era kesejagatan, dimana perkembangan teknologi merupakan urat nadi utama
kehidupan telah membawa perubahan besar terhadap tatanan dan cara hidup
manusia. Setiap jenis pekerjaan dituntut untuk dapat dikerjakan dengan cara yang
secepat dan setepat mungkin.
Dunia industri sebagai garda terdepan pembangunan ekonomi mau tidak mau harus
memanfaatkan perkembangan teknologi ini, sebab dengan pemanfaatan teknologi
yang optimal, maka akan tercapai efisiensi dan efektifitas kerja, meningkatkan
ketelitian dalam suatu bidang pekerjaan, serta memperluas jenis pekerjaan yang
dapat dilakukan tiap satuan waktu.
Namun, ada masyarakat tertentu yang belum mampu mengikuti perubahan ini.
Mereka terancam terlindas oleh perubahan jaman, sehingga nantinya akan menjadi
penonton di lapangan sendiri dan menjadi tamu di rumah sendiri. Program keahlian
ini mencoba untuk mencegah hal itu terjadi, utamanya dalam bidang komputerisasi
dan pendidikan
2. Komputer, sebagai salah satu perangkat utama pendidikan
Perkembangan teknologi ini juga berimplikasi terhadap pemanfaatan berbagai sarana
dan prarasana teknologi, contohnya adalah komputer.
Beberapa tahun yang lalu, komputer dianggap sebagai sesuatu yang mewah dan
hanya digunakan oleh kalangan tertentu saja. Namun, seiring dengan perubahan
waktu dan tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, maka komputer telah menjadi
suatu hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan, utamanya pada SMK bertujuan untuk menghasilkan tenaga yang terdidik
dan terlatih di berbagai bidang. Oleh sebab itu, pengetahuan komputer mutlak
diberikan kepada peserta diklat, agar mereka dapat bersaing di dunia kerja yang
telah memanfaatkan teknologi.
Program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan yang merupakan salah satu
program keahlian dari bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi bertujuan
untuk menghasilkan tenaga yang terampil dan kompeten dalam bidang teknik komputer
dan jaringan sebagai garda terdepan dalam menghadapi perubahan teknologi tersebut.
P
Kata Pengantar
Modul – Melakukan Perbaikan Periferal iv
Oleh sebab itu, modul ini disusun untuk memberikan pengetahuan dasar tentang
komponen-komponen pada Personal Computer (PC) dan cara menginstalasinya.
Akhirnya, tidak lupa penulis menghaturkan rasa syukur ke hadirat Ilahi atas
tersusunnya modul ini dan menyampaikan terima kasih yang tak terhingga pada
berbagai pihak yang telah banyak membantu terbitnya modul ini. Terima kasih atas
dukungan dari Bapak Gatot Hari Priowirjanto, dalam kapasitas Beliau sebagai Direktur
Pendidikan Menengah Kejuruan maupun dalam kapasitas Beliau sebagai pendorong
semangat dari penulis yang sering kali padam, juga terima kasih kepada Bapak
Harmanto yang tidak henti-hentinya memberikan dorongan dan masukan, juga kepada
peserta didik penulis di SMK Tri Tunggal 45, kepada Irwandi, Muh. Taufiq dan Tulus
Iswanto yang terus menerus mendampingi dalam mencari bahan-bahan yang
dibutuhkan dalam penulisan modul ini.
Mengingat ketidaksempurnaan yang ada di sana sini, penulis juga akan sangat
berterima kasih apabila pembaca dapat memberikan masukan dan saran kepada penulis
demi kesempurnaan modul ini di masa yang akan datang.
Surabaya, 11 Agustus 2004
Penulis
Modul – Melakukan Perbaikan Periferal v
KATA PENGANTAR .............................................................. i
DAFTAR ISI ....................................................................... iii
PETA KEDUDUKAN MODUL .................................................. v
BAB I PENDAHULUAN ...................................................... 1
A. Deskripsi ....................................................................... 1
B. Prasyarat ...................................................................... 2
C. Petunjuk Penggunaan Modul .......................................... 2
D. Tujuan Akhir .................................................................. 3
E. Kompetensi ................................................................... 4
F. Cek Kemampuan ........................................................... 10
I. Soal Teori ............................................................... 10
II. Soal Praktek ............................................................ 11
BAB II PEMELAJARAN ...................................................... 12
A. Kegiatan pemelajaran I ................................................ 12
Sub Kompetensi ...................................................... 12
Kriteria Kinerja ........................................................ 12
Tujuan Pemelajaran 1 ................................................ 12
Uraian Materi 1 ........................................................ 12
I Teori Dasar ............................................ 13
I.1 Organisasi Komputer ............................... 13
I.1.1 Input Device ................................ 13
I.1.2 Output Device .............................. 16
I.1.3 Process Device ............................ 20
Tugas 1 .................................................................. 36
Test Formatif 1 ....................................................... 36
B. Kegiatan pemelajaran II ............................................... 38
Sub Kompetensi ...................................................... 38
Kriteria Kinerja ........................................................ 38
Tujuan Pemelajaran 2 ............................................... 38
Uraian Materi 2 ........................................................ 38
II Perakitan CPU ........................................ 39
II.1 Tips Perakitan ...................................... 39
II.2 Langkah – langkah Perakitan .................. 39
Tugas 2 .................................................................. 50
Test Formatif 2 ....................................................... 50
Daftar Isi
Modul – Melakukan Perbaikan Periferal vi
C. Kegiatan pemelajaran III .............................................. 51
Sub Kompetensi ...................................................... 51
Kriteria Kinerja ........................................................ 51
Tujuan Pemelajaran 3 ............................................... 51
Uraian Materi 3 ........................................................ 51
III BIOS ....................................................... 52
III.1 AWARD BIOS ...................................... 52
1. Standard CMOS Setup ........................ 52
2. BIOS Features Setup .......................... 53
3. Chipset Features Setup ...................... 55
4. Integrated Peripherals ........................ 55
5. Power Management Setup .................. 57
6. PNP/PCI Configuration ....................... 59
Tugas 3 .................................................................. 60
Test Formatif 3 ....................................................... 60
BAB III KESIMPULAN ........................................................ 61
DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 62
Modul – Melakukan Perbaikan Periferal vii
HDW.DEV.100.
(2).A·
1 2 3
LULUS SMK
HDW.MNT.201
.(2).A
HDW.MNT.203
.(2).A
SWR.OPR.101.(
2).A·
SWR.OPR.100.(
1).A
HDW.MNT.102
.(2).A
SWR.OPR.102.(
2).A·
HDW.MNT.101
.(2).A
HDW.MNT.204
.(2).A
SWR.MNT.201.
(1).A
NTW.OPR.100.(
2).A·
HDW.MNT.202
.(2).A
HDW.MNT.205
.(2).A
SWR.OPR.103.(
2).A·
SWR.OPR.104.(
2).A·
NTW.OPR.200.(
2).A·
NTW.MNT.201.(
2).A·
NTW.MNT.202.(
2).A·
NTW.MNT.300.(
3).A·
A 4
LULUS SMK
Peta Kedudukan Modul
SLTP & yang
sederajat
Modul - Menginstalasi PC 1
A. DESKRIPSI
Nama Modul : Melakukan Perbaikan Periferal
Kode Kompetensi : HDW.MNT.204.(2).A
Ruang lingkup isi : · Teori Dasar
o Langkah-langkah persiapan perbaikan
periferal berdasarkan hasil diagnosa.
o Peralatan (Tools Kit) dan Bahan
· Persiapan Instalasi PC
o Persiapan Alat
o Persiapan Bahan
o Persiapan Log sheet
Kaitan Modul : Modul ini merupakan modul dasar yang harus dikuasai
oleh peserta didik sebelum lanjut ke modul selanjutnya,
yaitu HDW.MNT.101.(2).A Melakukan Perawatan PC
Hasil yang diharapkan : Setelah mempelajari modul ini, peserta didik
diharapkan untuk dapat :
a. Menspesifikasi periperal yang diperiksa;
b. Memeriksa status/history/log sheet hasil
perawatan dan/atau perbaikan yang terakhir
dilakuakan;
c. Memahami prosedur,metode dan peralatan
bantu pemeriksaan sesuai SOP;
d. Menyiapkan hasil diagnosis permasalahan;
e. Melakukan Perbaikan, penggantian komponen,
dan atau seting ulang periferal.
f. Mengecek hasil perbaikan menggunakan
sofware.
g. Mencatat hasil perbaikan dan atau penggantian
periferal dan membuat laporan.
Bab I . Pendahuluan
Modul - Menginstalasi PC 2
Manfaat di Industri : Setelah mempelajari modul ini, peserta didik
diharapkan untuk dapat :
a. berintegrasi dengan teknologi yang telah
diterapkan di industri dengan mudah;
b. melaksanakan jenis-jenis pekerjaan yang
dibutuhkan di industri;
c. mengembangkan kemampuan diri secara
mandiri untuk mengikuti perkembangan
teknologi dan informasi yang semakin pesat;
d. mandiri dalam usaha perbaikan dan perawatan
periferal serta membuat laporan.
B. PRASYARAT
Untuk mempelajari modul ini, maka unit kompetensi dan pengetahuan yang harus
dikuasai sebelumnya adalah :
· HDW.OPR.201.(2).A Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC dan Periferal;
· HDW.OPR.203.(2).A Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang sistem PC.
· Penggunaan alat ukur listrik, konsep dasar listrik, termasuk listrik statis dan
dinamis.
C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Untuk peserta didik.
1. Pemelajaran yang dilaksanakan menggunakan sistem Self Based Learning atau
sistem pemelajaran mandiri. Diharapkan seluruh peserta didik dapat belajar
secara aktif dengan mengumpulkan berbagai sumber selain modul ini, misalnya
melalui majalah, media elektronik maupun melalui internet.
2. Peserta didik dituntut untuk berperan aktif dalam mencari sumber bahan belajar,
yang dapat diperoleh melalui brosur pada saat pameran komputer, iklan
penjualan komputer dan berbagai bahan lainnya
3. Dalam modul ini dituntut tersedianya bahan ajar yang lengkap yang meliputi :
a. Tools kit, alat ukur listrik;
b. Bahan-bahan perbesih;
c. buku manual dari tiap-tiap komponen;
d. SOP dalam perakitan dan pemeriksaan komponen.
Modul - Menginstalasi PC 3
4. Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik dapat melanjutkan ke modul
selanjutnya untuk memperoleh sertifikasi Teknisi Komputer, atau dapat juga
mengambil sertifikasi CompTIA A+ untuk standard Internasional.
5. Guru atau instruktur berperan sebagai fasilitator dan pengarah dalam semua
materi di modul ini, sehingga diharapkan dapat terjadi komunikasi timbal balik
yang efektif dalam mempercepat proses penguasaan kompetensi peserta didik.
Selanjutnya, peran guru dalam proses pemelajaran adalah :
1. membantu peserta didik dalam merencanakan proses belajar, utamanya dalam
materi-materi yang relatif baru bagi peserta didik;
2. membimbing peserta didik melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam
tahap belajar;
3. membantu peserta didik dalam memahami konsep dan praktek dalam modul ini
dan menjawab pertanyaan peserta didik mengenai proses belajar dan pencapaian
jenjang pengetahuan peserta didik;
4. membantu peserta didik untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan
lain yang diperlukan untuk belajar;
5. mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan;
6. merencanakan seorang ahli / pendamping guru dari dunia usaha untuk
membantu jika diperlukan;
7. melaksanakan penilaian;
8. menjelaskan kepada peserta didik mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi
dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya;
9. mencatat pencapaian kemajuan peserta didik.
D. TUJUAN AKHIR
Setelah mempelajari modul ini, peserta didik diharapkan untuk dapat :
1. memahami cara menggunakan peralatan dan bahan pembersih periferal;
2. menspesifikasi periferal yang diperiksa;
3. memeriksa status/history/log sheet hasil perbaikan/perawatan sebelumnya;
4. memhami prosedur, metode dan peralatan bantu pemeriksaan sesuai SOP;
Modul - Menginstalasi PC 4
5. melkukan perbaikan, penggantian komponen dan atau setting ulang periferal;
6. mengecek dan mengidentifikasi hasil perbaikan;
7. membuat laporan hasil perbaikan dan tau penggantian komponen periferal.
Modul Menginstalasi PC 5
E. KOMPETENSI
Mata Diklat : Melakukan Perbaikan Periferal
Kode : HDW.MNT.204.(2).A
Durasi Pemelajaran : 80 jam @ 45 menit
LEVEL KOMPETENSI
KUNCI
A B C D E F G
2 1 2 2 1 2 2
KONDISI UNJUK KERJA Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :
Modul Menginstalasi PC 6
· SOP perakitan PC;
· Instruction Manual dari masing-masing peralatan;
· Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan;
· Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.
Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya :
· HDW.OPR.201.(2).A Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan perifeeral;
HDW.OPR.203.(2).A Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang sistem PC.
Pengetahuan yang dibutuhkan :
· konsep dasar listrik, termasuk listrik statis dan dinamis (Mata Diklat Fisika);
· Alat ukur listrik;
· Konfigurasi dan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input,
proses dan output;
· Cara kerja komponen/modul yang diperbaiki;
· Tujuan; produk, prosedur dan cara penggunaan peralatan untuk diagnosis dan
perbaikan;
· Prosedur dan tindakan perbaikan untuk setiap komponen/modul;
· Penanganan permaslahn diagnosis dan perbaikan PC dan periferal.
Modul Menginstalasi PC 7
SUB
KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP
BELAJAR
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mempersiapkan
perbaikan periferal
yang bermasalah
1.1. Spesifikasi periferal
diperiksa
1.2. Pemeriksaan
status/history/log sheet
hasil perawatan dan/atau
perbaikan yang terakhir
dilakukan (jika ada)
1.3. Prosedur, metode, dan
peralatan bantu
pemeriksaaan (seperti
tools kit) yang akan
digunakan (sesuai SOP)
disiapkan
1.4. Hasil diagnosis
permasalahan sesuai unit
kompetensi
HDW.MNT.201.(2).A
disiapkan
· Jenis-jenis
periferal dan
spesifikasi serta
cara
pemeriksaannya
· Mengikuti
prosedur
dalam
persiapan
perbaikan
periferal
· Menguraikan
langkah-langkah
persiapan perbaikan
periferal berdasarkan
hasil diagnosis
· Menyusun
langkah-langkah
persiapan
perbaikan periferal
· Memilih peralatan
bantu pemeriksaan
yang tepat
· Mengoperasikan
alat ukur dalam
membantu
perbaikan periferal
Modul Menginstalasi PC 8
SUB
KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP
BELAJAR
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
2. Memperbaiki
periferal
2.1. Perbaikan,
penggantian
komponen, dan atau
setting ulang periferal
menyangkut:
a. Bagian
periferal/peralatan
eksternal diperiksa
secara fisik maupun
fungsionalitas
menggunakan
cara/metode dan
peralatan sesuai
instruction manual
dan SOP, dan
dilakukan tindakan
korektif (misalnya
apakah akan
diperbaiki sendiri
atau dibawa ke
vendornya) agar
bagian periferal
tersebut berada
dalam kondisi yang
seharusnya
· Gejala kerusakan
pada periferal
· Langkah-langkah
penggantian
komponen
periferal
· Melaksanakan
Keamanan dan
Keselamatan
Kerja (K3)
dalam
memperbaiki
periferal
· Mengidentifikasi
komponen periferal
yang mengalami
kerusakan
· Menguraikan
langkah-langkah
penggantian
komponen periferal
· Menguraikan
langkah-langkah
korektif untuk
mencegah kerusakan
yang lebih jauh pada
komponen lainnya
· Memeriksa
komponen
periferal
menggunakan
cara/metode yang
sesuai dengan
SOP
· Mengganti
komponen
periferal yang
mengalami
kerusakan
· Melaksanakan
langkah korektif
untuk mencegah
penyebaran
kerusakan pada
bagian periferal
yang lain
Modul Menginstalasi PC 9
SUB
KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP
BELAJAR
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
b. Jika dibutuhkan,
komponen periferal
yang tidak
berfungsi/rusak
diganti dan
dilakukan setting
sesuai dengan
instruction manual
dan SOP yang
berlaku
c. Periferal yang
diperbaiki diperiksa
fungsionalitasnya,
dan dilakukan
tindakan korektif
agar periferal
tersebut berada
dalam kondisi dan
berfungsi
sebagaimana yang
seharusnya
Modul Menginstalasi PC 10
SUB
KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP
BELAJAR
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
3. Memeriksa hasil
perbaikan periferal
3.1. Hasil pengecekan dan
perbaikan
diidentifikasikan
3.2. Perbaikan dan atau
penggantian komponen
periferal yang dilakukan
dicatat dan dilaporkan
sesuai dengan SOP yang
berlaku
· Pembuatan
laporan hasil
pemeriksaan dan
perbaikan
· Melaporkan
setiap hasil
pelaksanaan
kegiatan
sesuai dengan
SOP
· Menguraikan daftar
hasil perbaikan,
penggantian
komponen dan setting
ulang periferal
· Membuat daftar
hasil perbaikan,
penggantian
komponen dan
setting ulang
periferal
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 11
F. CEK KEMAMPUAN
Apabila anda dapat menjawab seluruh soal dibawah ini, anda disilakan untuk
langsung mengambil Unit Kompetensi HDW.MNT.201.(2).A Mendiagnosis
Permasalahan Pengoperasian PC dan Periferal.
I. Soal Teori
II. Soal Praktek
Soal praktek modul ini didasarkan kepada Satuan Acara Pemelajaran (SAP)
Kompetensi HDW.DEV.100.(2).A. Seluruh kegiatan praktek pada SAP tersebut
harus diikuti dengan hasil uji kompetensi lulus
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 12
A. KEGIATAN PEMELAJARAN I
Sub Kompetensi : Mempersiapkan Perbaikan Periferal Yang Bermasalah
Kriteria Kinerja
a. SOP perakitan PC telah tersedia
b. Buku manual dan petunjuk pengoperasian komponen telah tersedia
c. Log sheet/history atau report sheet perbaikan teleh tersedia
d. Peralatan atau instrumen yang terkait dengan perbaikan telah tersedia
Tujuan Pemelajaran 1
Peserta didik mampu untuk :
a. memahami cara menggunakan peralatan dan bahan pembersih periferal;
b. menspesifikasi periferal yang diperiksa;
c. memeriksa status/history/log sheet hasil perbaikan/perawatan sebelumnya;
d. memhami prosedur, metode dan peralatan bantu pemeriksaan sesuai SOP;
e. melkukan perbaikan, penggantian komponen dan atau setting ulang periferal;
f. mengecek dan mengidentifikasi hasil perbaikan;
Uraian Materi 1
Bab II . Pemelajaran
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 13
I. TEORI DASAR
I.1. Perbaikan & Perawatan Printer
Printer merupakan peripheral PC yang penting. Kebanyakan printer PC memakai
interface pararel atau centronics. Pada PC, interface tersebut berupa konektor betina
jenis D 25 pin, interface pararel tersebut mengirim kedelapan bit data secara
serempak, dimana saluran strobe memberitahukan printer bilamana terdapat
karakter untuk dibaca.
Untuk pembacaan interface pararel menurun, maka printer membaca byte data,
kemudian sinyal acknowledge dipakai untuk memberitahukan komputer bahwa
interface siap untuk bertambah lagi. Sinyal lain digunakan untuk memberitahukan PC
bila interface sedang aktif atau sibuk, kesalahan telah terjadi atau kertas habis dan
lainlain. Printer, seperti halnya sarana lainnya, akan menguntungkan jika dirawat
dengan cermat. Di sebagian besar printer, pembersihan yang dilakukan
setiapmengganti pita memang terlalu sering. Untuk membersihkan printer, matikan
printer terlebih dahulu, cabutlah steker arus listrik dari stop kontak dan kemudian
lepaskan tutupnya. Untuk printer laser, ikutilah prosedur yang telah ditetapkan pada
buku petunjuk dalam membersihkan serta mengganti cartridge.
Untuk laser jet yang memakai mesin printer jenis CANON, maka yang perlu Anda
lakukan adalah bersihkan kawat korona dengan hati-hati untuk memindahkan tandon
toner. Untuk hal tersebut Anda harus menggantikannya setiap tiga atau empat kali
penggantian cartridge. Tetapi ada baiknya, ketika printer terbuka, untuk memeriksa
mesin dan berhati-hatilah membuang kotoran, toner atau debu kertas yang
menumnup di dalamnya. Sedangkan untuk printer jenis dot-matrix atau inkjet, maka
yang perlu Anda lakukan adalah lepaskan pita atau cartridge tinta, kemudian
perhatikan cara pita bergerak melewati 'head' cetak.
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 14
I.2. Perbaikan & Perawatan Floppy Drive
Karena biayanya yang rendah, maka drive floppy telah menjadi artikel yang
diposible saat ini. Juga hubungannya dengan sistem menjadi semakin sederhana dari
tahun ke tahun karena drive saat ini dikonfigurasi tanpa menggunakan jumper atau
switch. Kabel yang digunakan juga telah terstandarisasi. Makseud semua ini adalah
jika jika driv kabel tersebut dianggap rusak, maka lebih baik diganti daripada
diperbaiki. Bagian ini membahas beberapa masalah yang umum pada drive floppy
dan solusinya.
I.3. Perbaikan Drive Tape
I.4. Perbaikan Drive Optik
Beberapa orang percaya bahwa disk dan drive optik tidak dapat rusak jika
dibandingkan dengan lainya. Sebenarnya, drive optik modern tidak sehandal drive
hardisk yang modern. Kehandalan adalah tuntutan untuk media removable apapun,
dan CD-ROM dan DVD-ROM bukan merupakan perkecualian. Sejauh ini penyebab
permasalahan yang paling umum pada disk dan drive optik adalah goresan, kotoran,
dan kontaminasi lainya. Goresan kecil atau sidik jari pada dasr disk tidak akan
mempengaruhi performa karena laser berfokus pada titik di dalam disk, tetapi
kotoran dan goresan dapat menganggu pembacaan disk. Untuk memperbaiki tipe
permasalah ini dapat dilakukan dengan membersihkan permukaan dasar CD dengan
kain yang lembut, tetapi berhati-hatilah agar tidak menggores permukaan selama
proses tersebut. Teknik yang terbaik adalah menyeka disk secara radial, dengan
gerakan dimulai dari pusat disk dan menuju arah pinggir luar. Dengan cara ini
goresan akan tegagk lurus terhadap track bukannya paralel, sehingga meminimalisasi
gangguan yang mungkin ditimbulkannya. Anda dapat menggunakan solusi tipe
apapun dalam penggunaan kain untuk membersihkan disk, sepanjang tidak merusak
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 15
plastik. Kebanyakan pembersih jendela sangat baik untuk menghilangkan sisdik jari
dan kotoran lain dari disk dan tidak merusak permukaan plastik.
Tugas 1
Test Formatif 1
Kunci Jawaban Test Formatif 1
Kunci jawaban untuk test ini disiapkan dalam lembar terpisah.
B. KEGIATAN PEMELAJARAN II
Sub Kompetensi : Melakukan perbaikan periferal
Kriteria Kinerja
a. Prosedur / SOP perakitan disiapkan
b. Peralatan instalasi (tools kit) disiapkan
c. Perangkat yang ingin diinstalasi diuji sesuai dengan manual tiap-tiap
komponen
d. Perangkat PC dirakit menggunakan prosedur, cara / metode dan peralatan
yang sudah ditentukan
Tujuan Pemelajaran 2
Peserta didik mampu untuk :
a. menjelaskan prosedur baku perakitan;
b. menguraikan karakteristik dan tata cara penanganan tiap-tiap komponen PC;
c. menguji komponen-komponen PC sesuai dengan buku manual;
d. menginstalasi komponen PC.
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 16
Uraian Materi 2
II. Perbaikan Periferal
II.1. Perbaikan Floppy Drive
Membahas beberapa masalah yang umum pada floppy drive dan solusinya :
Masalah :
Drive mati tidak berputar dan LED tidak menyala :
Penyebab :
Drive atau kontroller tidak dikonfigurasi secara tepat dalam BIOS Setup, penyebab lain
adalah :
a. Suplai power atau kabel power yang buruk
b. Kabel data yang buruk
c. Drive rusak
d. Kontroler rusak
Solusi :
a. Ukurlah power pada kabel dengan voltmeter, dan pastikanlah power 12V dan 5V
ke drive.
b. Gantilah kabel dan diuji ulang
c. Gantilah drive dan uji ulang
d. Gantilah kontroler dan uji ulang. Jika kontroler built-in pada motherboard, disable
kontroler tersebut melalui BIOS Stup, instal kontroler card-based, dan uji ulang
atau gantilah seluruh motherboard dan uji ulang.
Masalah :
Error Message : Invalid Media or Track zero Bad, Disk Unusable
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 17
Penyebab :
Memformat disk, dan tipe media tidak sesuai dengan parameter format. Peneybab lain
adalah :
a. Disk rusak
b. Head kotor
Solusi :
a. Gantilah disk dan uji ulang
b. Bersihkan head drive dan uji ulang
II.2. Perbaikan Drive Tape
Drive tape dapat menjadi sulit diinstal dan dioperasikan. Tipe apapun dari media
removable lebih rentan terhadap persoalan atau kerusakan, dan tape bukanlah suatu
perkecualian. Berikut beberapa persoalan umum dan pemecahanya.
Masalah :
Tidak dapat mendeteksi drive :
Solusi :
a. Untuk drive port paralel, gunakan backup tape sebagai satu-satunya alat dalam
drive dan periksalah mode IEEE-1284 (EPP atau ECP) yang diperlukan drive untuk
konfigurasi port paralel.
b. Untuk drive USB, pastikan anda menggunakan Windows 98 atau selebihnya dan
port USB di-enable dalam BIOS; pada banyak sistem yang awalnya dipaketkan
dalam Windows 95, port ini di-disable.
c. Untuk drive ATA, pastikanlah bahwa jumper master/slave pada kedua drive diset
dengan tepat.
d. Untuk drive SCSI, periksalah terminasi dan nomor Device ID.
e. Untuk drive eksternal tipe apapun, pastikanlah bahwa drive tersebut di-on
beberapa saat sebelum di-start. Jika tidak, dapat menggunakan Windows 9x
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 18
Device Manager untuk me-Refresh daftar alat, tetapi jika ini tidak berhasil, harus
me-restart komputer tersebut.
II.3. Perbaikan Drive Optik
Masalah :
Gagal membaca CD
Solusi :
a. Periksalah adanya goresan pada permukaan CD
b. Periksalah drive apakah terdapat debu dan kotoran; gunakan CD pembersih.
c. Pastikanlah apakah drive tersebut muncul sebagai alat yang dapat bekerja dalam
System Properties.
d. Cobalah CD yang diyakini dapat digunakan.
e. Restart komputer (penyembuh magis untuk semua hal)
f. Hapus drive dari Device Manager dalam Windows 9x, ijinkan sistem mendeteksi
ulang drive tersebut, dan kemudian instal ulang dariver.
Masalah :
Gagal membaca CD-R, CD-RW Discs pada CD-ROM atau Drive DVD
Solusi :
a. Periksa kompatibilitas; beberap drive CD-ROM 1x yang sangat tua tida dapat
membaca media CD-R. Gantilah drive tersebut dengan model yang lebih baru,
lebih cepat, dan lebih murah.
b. Banyak drive DVD model awal tidak dapat membaca media CD-R dan CD-RW;
periksa kekompatibilitasnya.
c. Drive CD-ROM harus MultiRed compatible untuk dapat membaca CD-RW karena
pemantulan media yang lebih rendah; gantilah drive tersebut.
d. Jika beberapa CD-R dapat dibaca tetapi yang lain tidak, periksalah kombinasi
warna media untuk melihat apakah kombinasi warna dapat bekerja lebih baik dari
yang lain; gunakan merek media yang lain.
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 19
e. CD-R packet-written (dari Adaptec DirectCD dan program backup) tidak dapat
dibaca pada drive CD-ROM MS-DOS/Windows 3.1 karena keterbatasan sistem
operasi tersebut.
Masalah :
Sulit membuat CD Bootable
Solusi :
a. Periksa isi floppy disk bootable yang anda copy ke citra boot. Unutk mengakses
seluruh isi CD, maka CD bootable harus berisi drive CD-ROM, AUTOEXEC.BAT,
dan CONFIG.SYS.
b. Gunakanlah format ISO 9660. Jangan gunakan format Joliet karena format
tersebut untuk CD dengan nama file yang panjang dan tidak dapat boot.
c. Periksakanlah BIOS sistem Anda untuk compilance boot dan urutan dan urutan
boot; CD-ROM harus didaftar pertama.
d. CD-ROM SCSI memerlukan card SCSI dengan BIOS, kemampuan bootable, dan
setting BIOS motherboard khusu.
/Solusi :
Tugas 2
Test Formatif 2
Kunci Jawaban Test Formatif 2
Kunci jawaban untuk test ini disiapkan dalam lembar terpisah.
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 20
C. KEGIATAN PEMELAJARAN III
Sub Kompetensi :
Kriteria Kinerja
Tujuan Pemelajaran 3
a.
Uraian Materi 3
III.
III.1
Tugas 3
· Cari informasi pada dunia kerja dalam bidang komputer di sekitar anda
tentang masalah-masalah yang sering timbul pada saat perakitan dan
pengetesan awal komputer.
Test Formatif 3
Kunci Jawaban Test Formatif 3
Kunci jawaban untuk test ini disiapkan dalam lembar terpisah.
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 21
odul ini merupakan pemelajaran awal dalam memperoleh sertifikat
Teknisi Komputer yang merupakan level 1 dari program keahlian
Teknik Komputer dan Jaringan. Setelah menyelesaikan modul ini, peserta
didik dapat meminta kepada instruktur atau assessor untuk diuji modul atau
ujian dalam kompetensi HDW.DEV.100.(2).A Menginstalasi PC.
Setelah lulus dalam uji kompetensi tersebut, peserta didik dapat mengambil
modul 2 yaitu HDW.MNT.201.(2).A Mendiagnosis permasalahan
pengoperasian PC dan periferal.
M
Bab III . Penutup
Modul Melakukan Perbaikan Periferal 22
Scott Mueller, Upgranding And Repairing PCs 14 TH Edition 2, Andi
Yogyakarta, 2003.
www.ilmukomputer.com
Daftar Pustaka